Konsep Industri Kreatif dan Faktor Pendukungnya

Memasuki era digital, hadirnya industri kreatif seolah menjadi sebuah titik terang bagi perkembangan ekonomi bangsa ini. Konsep industri kreatif sendiri merupakan bisnis baru yang lebih bertumpu pada pemikiran dan pengetahuan Sumber Daya Manusia (SDM).

Ide dan gagasan kreatif dari SDM merupakan faktor industri kreatif untuk mendorong pembangunan ekonomi dengan diimbangi oleh teknologi dan informasi. Lalu bagaimana sih konsep dari industri kreatif lebih lanjut lagi? Silahkan klik disini untuk ulasan lebih lanjut.

Konsep Industri Kreatif

  • Mengedepankan Kreativitas 

Konsep dari kehadiran industri kreatif adalah ketika sebuah bisnis lebih mengedepankan kreativitas, pemikiran, dan inovasi dari SDM.

Entah itu produk maupun jasa, semua yang dihasilkan dari SDM benar-benar berdasarkan pada gagasan yang sekreatif mungkin. SDM diminta untuk menampilkan produk dalam negeri yang menarik serta dapat membuka pasar yang kompetitif agar mampu bersaing di kancah internasional.

Sebagai industri yang bersumber pada individu kreativitas, keterampilan dan bakat benar-benar digali potensinya untuk menghasilkan kekayaan dan mampu menciptakan lapangan kerja yang lebih besar.

Konsep dari industri kreatif ini tidak lagi melakukan eksploitasi pada sumber daya alam yang semakin hari semakin langka. Industri kreatif lebih menekankan pada kekayaan intelektual yang dimiliki oleh seseorang.

  • Meningkatkan Moral dan Kualitas Hidup

Hadirnya konsep dari industri kreatif ini adalah sejak awal 1990-an, ketika produktivitas kota-kota di Inggris menurun karena perpindahan pusat industri dan manufaktur ke negara-negara berkembang yang menyediakan bahan baku, harga produksi, dan jasa yang murah mulai beralih.

Menanggapi situasi ekonomi yang memburuk, calon perdana menteri Tony Blair dan Partai Buruh Baru mengajukan agenda pemerintah yang bertujuan untuk meningkatkan moral dan kualitas hidup warga Inggris serta memastikan posisi terdepan Inggris dalam persaingan dunia di abad baru.

Calon perdana menteri mendirikan sebuah yayasan yang dinamakan Yayasan Sains dan Seni Nasional. Dengan tujuan untuk mendanai pengembangan talenta muda di Inggris.

Setelah memenangkan pemilihan umum 1997, Tony Blair menjabat sebagai Perdana Menteri Inggris. Kemudian ia mencoba merealisasikan ide pengembangan industrinya tersebut dengan menggandeng Kementerian Kebudayaan, Media dan Olahraga untuk membentuk sebuah kelompok.

Kelompok ini dinamakan Kelompok Kerja Industri Kreatif untuk meningkatkan kesadaran publik tentang kontribusi industri kreatif bagi perekonomian Inggris. Pada tahun 1998, Kemenpora versi Inggris ini merilis hasil peta industri kreatif pertama di negara tersebut.

Hingga kemudian konsep dari  industri kreatif ini banyak diadopsi oleh negara lain, termasuk Indonesia. beberapa sektor yang termasuk dalam industri kreatif sendiri adalah seni pertunjukan, perangkat lunak dan layanan komputer, televisi dan radio serta masih banyak lagi.

Faktor Pendukung Hadirnya Industri Kreatif

Perkembangan konsep industri kreatif di Indonesia memang tidak bisa dipungkiri selalu sukses dan terus menunjukkan taringnya. Jika dahulu ekonomi kreatif dianggap remeh, maka sekarang tidak lagi bisa dianggap seperti itu.

Pasalnya, industri kreatif 4.0 terus menunjukkan tren yang menggembirakan. Oleh karena itu, sangat penting untuk memahami beberapa faktor yang mempengaruhinya kehadiran industri kreatif.

Kalau tidak ada faktor-faktor di bawah ini, bisa saja kamu tidak bisa melihat perkembangan industri kreatif bisa sehebat hari ini. Apa saja ya faktor pendukungnya?

1.     Tenaga Kerja yang Kreatif

Faktor pertama dan paling utama yang mempengaruhi perkembangan industri kreatif Indonesia adalah hadirnya orang-orang dengan ide yang brilian dan kreatif.

Otak yang cerdas dan kreatif memang paling dibutuhkan dalam konsep apapun, termasuk dalam industri kreatif ini. Jika Indonesia tidak didukung dengan SDM-SDM yang hebat, bisa jadi lho industri kreatif di negara ini macet.

Nah, sumber daya yang bagus sendiri tidak lepas dari kualitas pendidikan yang orang-orang tempuh. Sayangnya, masih banyak warga negara Indonesia tidak memiliki kapasitas yang cukup dalam masalah ini karena kendala ekonomi atau bisa juga karena kendala lainnya.

2.     Kemajuan Teknologi

Sudah pasti ya, kemajuan teknologi itu berdampak sangat penting dalam hal apapun. Kemajuan teknologi  tidak dapat disangkal juga turut mengembangkan adanya industri kreatif.

Bisa dibilang bahwa selain mengandalkan intelektual SDM, teknologi juga menjadi hal utama untuk perkembangan industri kreatif.

Tentunya, jika teknologi yang digunakan lebih maju, sebuah bisnis dapat membuat industri kreatif lebih maju, sehingga segala sesuatunya tidak terlalu sulit.

3.     Akses Komunikasi yang Mudah

Dapat dikatakan bahwa komunikasi memegang peranan penting dalam industri kreatif banyak negara, termasuk Indonesia. Komunikasi yang baik akan membawa banyak manfaat bagi kemajuan industri kreatif.

Melalui komunikasi yang baik, pekerja kreatif dapat lebih mudah mempromosikan semua hasil karyanya. Dengan komunikasi yang baik pula, industri kreatif bisa mengambil tempat di hati masyarakat dan mudah mendapatkan feedback positif dari masyarakat.

Jika komunikasi antara masyarakat dan sebuah bisnis terjadi dengan baik, maka faktor ini akan membuat industri kreatif Indonesia semakin terus berkembang. Banyak sekali media komunikasi yang bisa dimanfaatkan saat ini, mengingat teknologi juga semakin canggih.

Semakin banyak faktor pendukungnya dibandingkan dengan faktor penghambatnya, maka akan semakin berkembang pula industri kreatif yang hadir dalam sebuah negara tersebut. Apakah kamu sudah memahami konsep industri kreatif sebagaimana yang sudah dijelaskan di atas?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *