Mengenal 3 Tipe Bayi Sungsang dan Penanganan yang Tepat

Bayi sungsang merupakan posisi bayi dalam kondisi terbalik dari posisi bayi normal yang siap lahir. Padahal, posisi kepala bayi yang siap lahir normal berada di bawah dengan dagu terselip di dada sedangkan kaki berada di bagian atas. Pada trimester terakhir atau usia kandungan mencapai 36 minggu, wanita hamil harus memastikan kepala bayi telah siap masuk panggul agar bisa melahirkan dengan normal. Penyebab bayi sungsang bisa dikarenakan menjalani kehamilan prematur sebelumnya, plasenta previa, kelainan bawaan, dan lain-lain.

3 tipe bayi sungsang

Dokter akan melakukan tindakan memutar bayi sungsang jelang persalinan jika telah memeriksa kondisi bayi dan ibu. Tindakan operasi caesar menjadi pilihan akhir untuk melahirkan sang buah hati yang memiliki posisi terbalik ini. Namun, alangkah baiknya Anda mengetahui tipe bayi sungsang yaitu :

1. Frank breech

Sungsang frank merupakan kondisi bayi sungsang yang acap terjadi pada persalinan. Kaki si kecil lurus ke atas berada tepat di depan wajah dan dada, sedangkan bagian bokong berada di bawah.

2. Complete breech

Sungsang lengkap merupakan kondisi kaki dan bokong bayi yang berada di jalan masuk persalinan. Lutut dan kaki bayi terlihat menekuk seperti bayi sedang berjongkok dan bisa dilakukan tindakan memutar kepala bayi menuju jalan lahir. Tentu pemeriksaan dokter dan tim mengenai kondisi bayi dan ibu wajib dilakukan guna memutuskan tindakan external cephalic version.

3. Incomplete breech

Merupakan kondisi bayi sungsang tidak lengkap atau kombinasi dari sungsang frank dan sungsang lengkap. Posisi kaki bayi berada di bagian atas kepala, sedangkan kondisi kaki yang satu berada di bawah bokong sehingga ada sensasi tendangan di perut ibu hamil.

Sama seperti pada kasus sungsang lengkap, dokter bisa melakukan tindakan external cephalic version untuk memberikan solusi persalinan normal. Jika kondisi bayi dan ibu tidak memungkinkan, maka tindakan operasi caesar menjadi solusi persalinan terbaik.

Dokter bisa melakukan persalinan normal meski kondisi bayi sungsang dengan memperhatikan beberapa poin antara lain posisi bayi sungsang frank, detak jantung bayi normal, proses persalinan lancar sejak pelebaran serviks, bayi berukuran standar atau tidak terlalu besar, dan ukuran panggul ibu lebar sehingga memadai proses persalinan bayi sungsang. Tentu ada pertimbangan  ibu melahirkan bayi sungsang bisa membawa risiko tertentu, misalnya kepala bayi tersangkut di vagina dan prolaps tali pusat.

Pernikahan & seks pasutri akan terasa lengkap dengan kehadiran buah hati tercinta. Sebaiknya Anda rutin melakukan pemeriksaan fisik dan USG ke dokter kandungan terkait demi mengetahui perkembangan janin termasuk penyebab bayi sungsang. Jika usia kehamilan telah mencapai trimester akhir dan posisi bayi masih sungsang, dokter akan memberikan saran-saran terbaik. Melakukan olahraga yang berfungsi mengubah posisi bayi hal yang wajar asal dilakukan dengan memperhatikan kondisi fisik Anda, ya!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *